KASUS #1
Jaringan Drugs & Pelanggaran HAM Kolumbia
meskipun negeri ini indah dan punya kekayaan tambang yang melimpah, tapi bukan itu bayangan banyak orang pas denger nama Kolumbia. malah negara ini sering disebut sebagai salah satu negara dengan tingkat kekerasan tertinggi, dan langganan masuk daptar travel warning. penyebab utamanya adalah "PEREDARAN NARKOBA" , terutama kokain. bahkan katanya, dua pertiga pasokan kokain dunia dikuasain Kolumbia !
parahnya lagi, jaringan bisnis narkoba ini juga nimbulin sarang-sarang kejahatan laen, kayak perang antar geng pengedar narkoba, pejabat yang disuap sama pengedar, pencurian juga berbagai kasus kriminal laen yang nyertain bisnis obat terlarang ngebikin Kolumbia jadi makin terpuruk.
pelanggaran HAM juga jadi catetan sendiri di Kolumbia. pertikaian internal bangsa ngedorong kebentuknya kelompok pemberontak, Farc, yang dikenal suka nyulik dan mbunuh orang-orang yang bertentangan sama mereka. makanya kasus penculikan berdarah di negara itu adalah yang tertinggi di dunia.
KASUS #2
Kriminalitas di Afrika Selatan
walaupun terkenal jadi negara maju di benua Afrika, dengan kota modern kayak Cape Town, Afrika Selatan nggak luput dari rapor merah. malah justru kecatet di jejeran negara dengan angka kriminalitas paling tinggi di dunia karna kesenjangan ekonomi yang mencolok.
tingkat kasus pembunuhannya emang berhasil menurun sedikit taun 2009. tapi, ada 50 kasus pembunuhan perhari dari jumlah penduduk 50 juta jiwa. apalagi, menurut data taun 2009 kayak yang dibilangin situs berita mnsbc, kasus pencurian, perampoka, pemerkosaan, sama pelecehan seksual justru ningkat.
KASUS #3
Child Trafficking Kamboja
permasalahan human trafficking atau perdagangan manusia adalah salah satu isu pelanggaran HAM di seluruh dunia. tapi, di Kamboja lah yang punya kasus trafficking paling tinggi, yaitu sebagai negara pemasok, transit serta tujuan sindikat trafficking. mayoritas korbannya itu perempuan, terutama yang dibawah umur. malahan ada loh anak umur 5 taun yang dijual !
yang bikin lebih miris lagi nih, kebanyakan sindikat trafficking di Kamboja ngelibatin orangtua sama anggota keluarganya sebagai pelakunya. faktor ekonomi dan rendahnya pendidikan lah yang ngedorong semuanya. awalnya sih ya kayak di sinetron-sinetreon gitu, dijanjiin kerja di kota. tapi eh akirnya dijual juga dijadiin pekerja seks.
mereka semua bener-bener troma, padahal mereka itu kan penerus bangsa. sadar sama hal itu, dari taun 1995, dibentuk LSM End Child Prostitution, Abuse and Trafficking in Cambodia (ECPAT Kamboja). tapi nyampe sekarang, badan PBB UNHCR nilai pemerintah Kamboja belum nunjukin upaya maksimal buat ngatasin masalah ini.
KASUS #4
Geng Remaja Bersenjata di Brazil
dari puluhan taun yang lalu, anak dan remaja di Brazil terlibat kekerasan bersenjata. bukan karna dijajah atau gimana, tapi karna mereka terlibat di geng kriminal bersenjata. bayangin aja dari periode 1987-2001, jumlah anak yang tewas karna perkelahian antar geng dan aksi kekerasan di Rio de Janeiro hampir 9 kali lipet lebih banyak dibandingin korban anak yang tewas di konflik Israel-Palestina di periode yang sama.
kegiatan geng nya itu ya nggak jauh-jauh dari jualan narkoba sama aksi kriminal laen. sebuah penelitian taun 2002 nyatet sekitar 5000 anak dibawah umur yaitu umur 10 taun direkrut buat jadi "tentara" geng bersenjata di negeri Samba itu. trus taun 2005, ditemuin anak-anak umur 7 taunan bersenjata dan ngejual drugs. menurut situs Save the Children, akibat fatal dari fenomena remaja ini adalah sekitar 100 anak muda umur 15-24 taun ketembak tiap harinya. jargon "kill or to be killed" berlaku buat mereka.
Jaringan Drugs & Pelanggaran HAM Kolumbia
meskipun negeri ini indah dan punya kekayaan tambang yang melimpah, tapi bukan itu bayangan banyak orang pas denger nama Kolumbia. malah negara ini sering disebut sebagai salah satu negara dengan tingkat kekerasan tertinggi, dan langganan masuk daptar travel warning. penyebab utamanya adalah "PEREDARAN NARKOBA" , terutama kokain. bahkan katanya, dua pertiga pasokan kokain dunia dikuasain Kolumbia !
parahnya lagi, jaringan bisnis narkoba ini juga nimbulin sarang-sarang kejahatan laen, kayak perang antar geng pengedar narkoba, pejabat yang disuap sama pengedar, pencurian juga berbagai kasus kriminal laen yang nyertain bisnis obat terlarang ngebikin Kolumbia jadi makin terpuruk.
pelanggaran HAM juga jadi catetan sendiri di Kolumbia. pertikaian internal bangsa ngedorong kebentuknya kelompok pemberontak, Farc, yang dikenal suka nyulik dan mbunuh orang-orang yang bertentangan sama mereka. makanya kasus penculikan berdarah di negara itu adalah yang tertinggi di dunia.
KASUS #2
Kriminalitas di Afrika Selatan
walaupun terkenal jadi negara maju di benua Afrika, dengan kota modern kayak Cape Town, Afrika Selatan nggak luput dari rapor merah. malah justru kecatet di jejeran negara dengan angka kriminalitas paling tinggi di dunia karna kesenjangan ekonomi yang mencolok.
tingkat kasus pembunuhannya emang berhasil menurun sedikit taun 2009. tapi, ada 50 kasus pembunuhan perhari dari jumlah penduduk 50 juta jiwa. apalagi, menurut data taun 2009 kayak yang dibilangin situs berita mnsbc, kasus pencurian, perampoka, pemerkosaan, sama pelecehan seksual justru ningkat.
KASUS #3
Child Trafficking Kamboja
permasalahan human trafficking atau perdagangan manusia adalah salah satu isu pelanggaran HAM di seluruh dunia. tapi, di Kamboja lah yang punya kasus trafficking paling tinggi, yaitu sebagai negara pemasok, transit serta tujuan sindikat trafficking. mayoritas korbannya itu perempuan, terutama yang dibawah umur. malahan ada loh anak umur 5 taun yang dijual !
yang bikin lebih miris lagi nih, kebanyakan sindikat trafficking di Kamboja ngelibatin orangtua sama anggota keluarganya sebagai pelakunya. faktor ekonomi dan rendahnya pendidikan lah yang ngedorong semuanya. awalnya sih ya kayak di sinetron-sinetreon gitu, dijanjiin kerja di kota. tapi eh akirnya dijual juga dijadiin pekerja seks.
mereka semua bener-bener troma, padahal mereka itu kan penerus bangsa. sadar sama hal itu, dari taun 1995, dibentuk LSM End Child Prostitution, Abuse and Trafficking in Cambodia (ECPAT Kamboja). tapi nyampe sekarang, badan PBB UNHCR nilai pemerintah Kamboja belum nunjukin upaya maksimal buat ngatasin masalah ini.
KASUS #4
Geng Remaja Bersenjata di Brazil
dari puluhan taun yang lalu, anak dan remaja di Brazil terlibat kekerasan bersenjata. bukan karna dijajah atau gimana, tapi karna mereka terlibat di geng kriminal bersenjata. bayangin aja dari periode 1987-2001, jumlah anak yang tewas karna perkelahian antar geng dan aksi kekerasan di Rio de Janeiro hampir 9 kali lipet lebih banyak dibandingin korban anak yang tewas di konflik Israel-Palestina di periode yang sama.
kegiatan geng nya itu ya nggak jauh-jauh dari jualan narkoba sama aksi kriminal laen. sebuah penelitian taun 2002 nyatet sekitar 5000 anak dibawah umur yaitu umur 10 taun direkrut buat jadi "tentara" geng bersenjata di negeri Samba itu. trus taun 2005, ditemuin anak-anak umur 7 taunan bersenjata dan ngejual drugs. menurut situs Save the Children, akibat fatal dari fenomena remaja ini adalah sekitar 100 anak muda umur 15-24 taun ketembak tiap harinya. jargon "kill or to be killed" berlaku buat mereka.
Komentar
Posting Komentar